Selasa, 08 Oktober 2013

Reaksi propolis

Propolis mempunyai reaksi dengan kecepatan yang luar biasa. Reaksi / efek propolis untuk penyakit tertentu, dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit. Reaksi tersebut kadang-kadang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh, misalnya:

•    Batuk dan bersin-bersin: proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru-paru
•    Batuk, kedinginan, sakit kerongkongan, demam : Proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru-paru, Asma,ISPA.
•    Bengkak, gatal : Alergi.
•    Bengkak kaki, sakit pinggang, susah buang air kecil : Permasalahan ginjal.
•    Bèsèr ( Sering buang air kecil ) : Proses pembuangan racun melalui urine.
•    Bersin, gatal pada hidung : Permasalahan pada hidung, polip atau sinusitis.
•    Berkeringat: proses pembuangan racun lewat kulit
•    Demam: proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi bahwa di dalam tubuh teralu banyak virus dan bakteri.
•    Demam, susah tidur, terdapat pembengkakan, ada pendarahan, tinja berwarna hitam : Tumor, Kanker, proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi   bahwa di dalam tubuh terlalu banyak virus dan bakteri.
•    Gatal-gatal: proses pembuangan racun lewat kulit tubuh
•    Haus, keringat berbau, kenaikan kadar gula sesaat : Gangguan pada pankreas, diabetes.
•    Kejang-kejang: proses penyembuhan peradangan ginjal
•    Keletihan, ngantuk : Permasalahan pada hati.
•    Kulit kaki terasa tebal dan dingin, sebagian badan terasa dingin, jantung berdebar : Tekanan darah rendah, kurang darah.
•    Kulit mengeras, muncul jerawat : Permasalahan pada kulit.
•    Lelah, susah tidur, sakit pada sendi : Gangguan pada persendian, proses penyembuhan rheumatik.
•    Mengantuk: proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh
•    Mual dan diare: proses penyembuhan gangguan pencernaan
•    Mual, letih, keringat dingin : Permasalahan pada perut.
•    Mual, sering buang air besar, muntah : Obesitas, Gangguan pada lambung, Proses penyembuhan gangguan pencernaan.
•    Muncul kotoran pada mata, gatal, keluar air mata : Gangguan pada mata.
•    Mimpi buruk, gelisah, susah tidur : Gangguan pada system syaraf dan kepala.
•    Ngantuk, diare, gula darah naik, selera makan turun : Permasalahan Hati, limpa, pankreas, proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh.
•    Nyeri Sendi: proses penyembuhan rheumatik
•    Pegal-pegal: proses pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam pembuluh darah
•    Pusing-pusing: proses penyembuhan pencernaan dan gangguan pada kepala
•    Susah buang air besar, mencret, berak berlendir, berak berdarah : Radang pada usus besar, gangguan pada usus, hemoroid
•    Rasa sakit pada punggung, sakit didada : Permasalahan pada jantung.
•    Wajah terasa panas, tekanan darah naik sesaat, demam, pusing : Permasalahan pada system sirkulasi darah,  darah tinggi.

Reaksi dan kecepatan reaksi setiap orang berbeda.

Tindakan yang harus dilakukan :
1. Kurangi dosis, setelah reaksi berkurang, kembali pada dosis semula untuk penyembuhan.
2. Banyak mengkonsumsi air putih untuk membantu proses detoksifikasi dan penyembuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar