Kram otot
Otot Anda terus-menerus digunakan. Mulai dari bergerak setiap hari hingga melakukan olahraga berat.

Ketegangan otot menyebabkan serat otot robek dan kaku. Akhirnya, rasa nyeri di otot tak bisa dielakkan.
Penelitian menunjukkan nutrisi-nutrisi berikut ini dapat membantu menangkal dan meminimalkan nyeri otot.
Air. Ketidakseimbangan cairan dalam tubuh dapat menganggu keseimbangan elektrolit dan mempengaruhi kinerja saraf. Mengingat air selalu meninggalkan tubuh dalam bentuk keringat dan air urin, jadi pastikan tubuh Anda tidak kekurangan air setiap hari.
Sodium. Tanpa sodium, otot tidak akan bekerja dengan baik. Hilangnya sodium setelah berolahraga atau saat mengalami dehidrasi dapat menyebabkan kram otot.
Meskipun kram tidak mengakibatkan kerusakan jangka panjang, toh Anda tetap merasakan rasa sakit luar biasa. Oleh karena itu, Anda harus memenuhi sodium dalam tubuh dengan konsumsi makanan tertentu.
Kalsium. Tak hanya penting bagi tulang, kalsium juga memainkan peran penting dalam kontraksi otot. Penyebab utama kram otot adalah kekurangan mineral, terutama kalsium. Menurut buku Anatomy and Physiology karya Kenneth S. Saladin, otot tak dapat berfungsi dengan benar tanpa adanya kalsium.
Magnesium. Kejang otot bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda tidak mendapatkan cukup magnesium. Magnesium mengatur adenosin trifosfat (ATP), sumber energi yang besar untuk kontraksi otot dan membantu otot menjadi rileks.
Kekurangan magnesium tidak hanya dapat menyebabkan kejang dan kram otot, namun turut membuat Anda menjadi mudah cemas dan panik, bahkan mengakibatkan insomnia, depresi, kerusakan gigi, asma dan sejumlah penyakit lainnya.
Kalium. Mineral ini memainkan peran penting dalam pembentukan otot dan sel saraf, serta mengatur keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Makanan kaya kalium adalah sayuran hijau, aprikot, pisang, yogurt, salmon, jamur putih dan kentang panggang (dengan kulit).
Penelitian menunjukkan nutrisi-nutrisi berikut ini dapat membantu menangkal dan meminimalkan nyeri otot.
Air. Ketidakseimbangan cairan dalam tubuh dapat menganggu keseimbangan elektrolit dan mempengaruhi kinerja saraf. Mengingat air selalu meninggalkan tubuh dalam bentuk keringat dan air urin, jadi pastikan tubuh Anda tidak kekurangan air setiap hari.
Sodium. Tanpa sodium, otot tidak akan bekerja dengan baik. Hilangnya sodium setelah berolahraga atau saat mengalami dehidrasi dapat menyebabkan kram otot.
Meskipun kram tidak mengakibatkan kerusakan jangka panjang, toh Anda tetap merasakan rasa sakit luar biasa. Oleh karena itu, Anda harus memenuhi sodium dalam tubuh dengan konsumsi makanan tertentu.
Kalsium. Tak hanya penting bagi tulang, kalsium juga memainkan peran penting dalam kontraksi otot. Penyebab utama kram otot adalah kekurangan mineral, terutama kalsium. Menurut buku Anatomy and Physiology karya Kenneth S. Saladin, otot tak dapat berfungsi dengan benar tanpa adanya kalsium.
Magnesium. Kejang otot bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda tidak mendapatkan cukup magnesium. Magnesium mengatur adenosin trifosfat (ATP), sumber energi yang besar untuk kontraksi otot dan membantu otot menjadi rileks.
Kekurangan magnesium tidak hanya dapat menyebabkan kejang dan kram otot, namun turut membuat Anda menjadi mudah cemas dan panik, bahkan mengakibatkan insomnia, depresi, kerusakan gigi, asma dan sejumlah penyakit lainnya.
Kalium. Mineral ini memainkan peran penting dalam pembentukan otot dan sel saraf, serta mengatur keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Makanan kaya kalium adalah sayuran hijau, aprikot, pisang, yogurt, salmon, jamur putih dan kentang panggang (dengan kulit).
Dosis Propolis Cair untuk pegal pegal
Untuk melakukan terapi propolis untuk pegal pegal atau nyeri otot, Anda bisa melakukan terapi Propolis Cair sebagai berikut ini:
Minum 10 tetes Propolis Cair langsung. Jika terasa tidak nyaman dengan aroma dan rasa Propolis Anda bisa mecampurkannya dengan setengah gelas air hangat, diaduka merata, dan langsung diminum.
Ulangi proses nomor 1 di atas sebanyak 3 kali dalam sehari.
Proses terapi ini sebaiknya dilakukan sebelum makan agar Propolis dapat secara maksimal diserap oleh tubuh.
Untuk melakukan terapi propolis untuk pegal pegal atau nyeri otot, Anda bisa melakukan terapi Propolis Cair sebagai berikut ini:
Minum 10 tetes Propolis Cair langsung. Jika terasa tidak nyaman dengan aroma dan rasa Propolis Anda bisa mecampurkannya dengan setengah gelas air hangat, diaduka merata, dan langsung diminum.
Ulangi proses nomor 1 di atas sebanyak 3 kali dalam sehari.
Proses terapi ini sebaiknya dilakukan sebelum makan agar Propolis dapat secara maksimal diserap oleh tubuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar